PELATIHAN PENGINSTALAN DAN PENGGUNAAN OS LINUX YANG BERBIAYA MURAH DAN LEGAL BAGI GURU SMA DI KABUPATEN OGAN ILIR

Authors

  • Firmansyah Burlian Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya, Ogan Ilir – 30662, Sumatera Selatan, Indonesia
  • Irsyadi Yani Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya, Ogan Ilir – 30662, Sumatera Selatan, Indonesia
  • Ismail Thamrin Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya, Ogan Ilir – 30662, Sumatera Selatan, Indonesia
  • Muhammad Yanis Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya, Ogan Ilir – 30662, Sumatera Selatan, Indonesia
  • Yulia Resti Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indralaya, Sumatera Selatan, Indonesia

Keywords:

Install, linux, opensource

Abstract

Linux merupakan salah satu dari sedikit pilihan sistem operasi komputer yang opensource (bebas menggunakan dan memodifikasinya), murah dan berlisensi gratis. Linux mengambil kendali infrastruktur perangkat keras ketika pertama kali sistem tersebut dijalankan. Selain itu Linux mendukung berbagai platform hardware dari mulai PC berbasiskan Intel, Macintosh, Amiga, Silicon Graphics, Digital Alpha, sampai dengan perangkat mini computer seperti PDA dan pocket PC. Dengan telah ditandatanginya Memorandum of Understanding (MoU) tentang penerapan penggunaan piranti lunak legal oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Sofyan Djalil dan CEO Microsoft Indonesia, Tony Chen, pada tanggal 13 Januari 2006 di Jakarta, berarti menggunakan windows bajakan merupakan suatu pelanggaran Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Seperti diketahui bersama, penggunaan windows yang legal memerlukan biaya lisensi yang cukup mahal. Sebagai salah satu sekolah swasta yang sedang berkembang, belum memiliki cukup dana untuk membayar lisensi penggunaan windows yang selama ini mereka gunakan. Kehadiran LINUX sebagai sistem operasi komputer yang opensource (bebas menggunakan dan memodifikasinya), murah dan berlisensi gratis sangat mereka butuhkan. Di sisi lain, sumber daya manusia di SMU tersebut belum mengenal LINUX, karenanya sosialisasi LINUX sebagai sistem operasi komputer pengganti windows sangat diperlukan di SMU ini. Pendekatan pemecahan masalah dilakukan dengan mengenalkan LINUX kepada para guru dan siswa.  Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 6 Agustus 2014 yang berlokasi di SMU PGRI Inderalaya dengan memperagakan kepada para peserta tentang bagaimana menginstall dan mengoperasikan LINUX, kemudian memberikan kesempatan kepada mereka untuk melakukannya sendiri dan terakhir dilakukan tes apakah mereka sudah bisa mengoperasikan LINUX dengan benar. Melalui kegiatan ini, sangat diharapkan para peserta dapat menginstall dan mengoperasikan LINUX serta menerapkannya pada kegiatan di sekolah mereka.

Downloads

Published

2022-06-01