PELATIHAN SEMPOA SEBAGAI METODE BELAJAR ARITMATIKA BAGI GURU SD DAN MADRASAH IBTIDAIYAH DI INDERALAYA

Authors

  • Novi Rustiana Dewi Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indralaya, Sumatera Selatan, Indonesia
  • Ning Eliyati Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indralaya, Sumatera Selatan, Indonesia
  • Des Alwine Zayanti Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indralaya, Sumatera Selatan, Indonesia
  • Endang Sri Kresnawati Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indralaya, Sumatera Selatan, Indonesia
  • Yulia Resti Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indralaya, Sumatera Selatan, Indonesia

Keywords:

aritmatika, pengurangan, penjumlahan, sempoa, pengabdian

Abstract

Pendidikan aritmatika atau berhitung telah diterima dunia internasional sebagai salah satu pendidikan alternatif untuk meningkatkan kecerdasan anak. Aritmatika adalah cabang ilmu matematika yang mempelajari operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Menurut para pakar psikologi dan pendidikan, belajar aritmatika dengan metode sempoa merupakan latihan yang bagus yang dapat mengoptimalkan kerja otak. Sempoa merupakan alat hitung tradisional yang berasal dari Asia Timur. Inti kerja sempoa adalah menaikkan dan menurunkan sempoa menggunakan jari tangan. Dengan sempoa anak diajarkan logika perhitungan secara sederhana. Dengan latihan yang cukup, anak akan mampu mengerjakan perhitungan yang rumit hanya dengan mengimajinasikan pergerakan biji-biji sempoa yang ada dalam ingatan. Ini disebut mental aritmatika. Untuk dapat menguasai mental aritmatika, seorang anak harus mempelajari materi pendidikan mental aritmatika mulai tingkat dasar hingga mahir secara berkesinambungan. Pada tahap dasar, anak diajarkan penjumlahan dan pengurangan sederhana, lalu ditingkatkan nilai kesukarannya. Selanjutnya, anak juga diajarkan perkalian dan pembagian sehingga pada akhirnya, anak sudah dapat mengerjakan soal hitungan tanpa bantuan sempoa lagi. Umumnya baik guru maupun para siswa tingkat SD di Kecamatan Inderalaya Utara belum menggunakan sempoa sebagai metode belajar aritmatika untuk meningkatkan kemampuan berhitung di luar kepala. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PPM) ini bertujuan untuk mengenalkan dan memperagakan sempoa sebagai metode belajar aritmatika kepada guru-guru sekolah tingkat dasar di Kecamatan Inderalaya Utara. Metode kegiatan ini berupa pelatihan sempoa tingkat dasar yaitu tahap pengenalan dan penggunaan sempoa, teknik penjumlahan dan pengurangan menggunakan sempoa serta latihan-latihan soal untuk melancarkan penggunaan sempoa. Pada kegiatan ini, teknik perkalian dan pembagian dengan sempoa belum dikenalkan, karena teknik berhitung dengan sempoa harus diajarkan secara bertahap untuk memperoleh hasil yang optimal. Hasil kegiatan ini, para guru SD di Kecamatan Inderalaya Utara telah mengenal metode atau teknik berhitung menggunakan sempoa dan telah dapat menggunakan sempoa untuk melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan dengan benar dan cepat. Para guru tersebut juga sangat antusias untuk dapat menguasai semua teknik dan operasi perhitungan dengan sempoa. Untuk itu, operasi perkalian dan pembagian menggunakan sempoa sangat diharapkan dapat dilaksanakan juga pada kegiatan sejenis yang merupakan kelanjutan dari kegiatan ini.

Downloads

Published

2022-06-01